FokusInformasi.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menghadiri acara halal bihalal yang digelar oleh keluarga besar Pengadilan Agama Pangkajene, Jumat (18/4/2025). Acara tersebut mengangkat tema “Dengan Halal Bihalal Kita Wujudkan Tali Silaturahmi dalam Kebersamaan.”
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Makassar, Khairil R, yang memberikan apresiasi terhadap semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh jajaran pengadilan. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum halal bihalal sebagai bagian dari memperkuat hubungan antarmanusia atau habluminannas, serta sebagai kelanjutan dari semangat ibadah Ramadan.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan harapannya agar pertemuan yang berlangsung dalam suasana keakraban ini bisa memberikan dampak positif bagi masa depan. Ia juga menyampaikan pengenalan singkat mengenai kondisi geografis dan potensi wilayah Pangkep kepada para tamu yang hadir.
“Semua yang kita lakukan hari ini akan berdampak positif di suatu hari nanti,” ucap Bupati MYL.
Ketua Pengadilan Agama Pangkajene, Wildana Arsyad, menjelaskan bahwa tema halal bihalal tahun ini lahir dari semangat untuk terus mempererat sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah. Menurutnya, kerja sama kedua institusi bukan semata hubungan formal, tetapi juga harus tumbuh dalam suasana kekeluargaan.
“Kita ingin menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah bukan hanya soal kerja formal, tetapi juga tumbuh dalam suasana kekeluargaan seperti ini,” katanya.
Ketua PTA Makassar, Khairil R, dalam sambutannya juga mengingatkan pentingnya dukungan lembaga peradilan terhadap program-program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan layanan masyarakat dan isu-isu keagamaan.
Acara ditutup dengan hikmah halal bihalal dan doa bersama yang dipimpin oleh Prof. H. Muh. Saleh Ridwan. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari ibadah dan fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis.




