fokusinformasi2@gmail.com

Trending Now

Zaman Madani Wisata Dukung Aksi Sahur RSB, Hadiahkan Umroh Gratis

Reses Komisi II DPR RI Soroti Peran BUMD, Kotabaru Siap Perkuat Tata Kelola

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab Kotabaru Sediakan Sembako Murah

Literasi Inklusif: Mobil Pusling Dispersip Tanbu Sambangi Sekolah Luar Biasa

FokusInformasi.com, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengambil langkah nyata dalam menghadirkan literasi yang inklusif dengan meluncurkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) khusus untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah tersebut. Kegiatan perdana ini dilakukan pada Kamis (22/5/2025) oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu.

Kepala Dispersip Tanbu, Yulia Ramadani, menyatakan bahwa kunjungan mobil Pusling ke SLB merupakan momen penting untuk memastikan pemerataan akses literasi, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang selama ini sulit mendapatkan bahan bacaan sesuai kebutuhan dan gaya belajar mereka.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa literasi tidak hanya menjangkau sekolah umum, tetapi juga sekolah luar biasa. Anak-anak di sini memiliki hak yang sama untuk belajar, membaca, dan bermimpi melalui buku,” ujar Yulia.

Mobil Pusling membawa beragam koleksi buku yang sudah disesuaikan, mulai dari buku bergambar, cerita dengan huruf besar dan jelas, hingga materi audio-visual yang memudahkan pemahaman siswa berkebutuhan khusus.

Para guru SLB menyambut antusias inisiatif ini. Mereka mengatakan bahwa pendekatan ini sangat membantu menumbuhkan minat baca siswa yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan bacaan yang tepat. Anak-anak terlihat sangat antusias saat membuka buku, mendengarkan dongeng, dan berinteraksi dengan petugas literasi.

“Saya berharap kunjungan ini bisa menjadi agenda rutin. Anak-anak sangat bahagia, dan ini memicu semangat belajar mereka,” ungkap salah satu guru pendamping.

Langkah inovatif ini mendapat apresiasi luas sebagai bukti bahwa literasi bukan hanya soal fasilitas, tapi juga tentang niat dan keberpihakan terhadap semua anak, termasuk yang menempuh jalur pendidikan khusus.

Sekretaris Dispersip Tanbu, Muhammad Saleh, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya komunitas literasi PELITA. “Kami percaya program akan berjalan lebih mudah jika didukung kolaborasi berbagai pihak,” pungkasnya.

 

Leave the first comment