FokusInformasi.com, Jakarta – Lelang rumah sitaan bank kembali menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian berkualitas dengan harga terjangkau. Tahun ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan lebih dari 3.000 unit rumah tapak hasil sitaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang gagal bayar untuk dilelang ke publik.
Nilai total aset rumah tersebut mencapai sekitar Rp 1 triliun per Maret 2025. Rumah-rumah yang akan dilelang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk sekitar 500 unit di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dengan nilai mencapai Rp 300 miliar.
“Sudah lengkap dokumennya dan siap ditawarkan melalui lelang,” ujar Vice President Mortgage and Product Development Bank Mandiri, Ruby Indra.
Ruby menjelaskan bahwa harga rumah yang ditawarkan bisa mencapai 50 persen lebih murah dari harga pasar. Bahkan, ada rumah yang dilelang mulai dari Rp 100 juta. Penawaran ini dinilai sangat menarik, terutama bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian di kawasan strategis seperti Jabodetabek, di tengah kenaikan harga properti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Data dari situs btnproperti.co.id menunjukkan bahwa pada Januari–Februari 2024, median harga tanah dan bangunan di Jakarta Barat mencapai Rp 2,32 miliar. Sementara itu, di Bogor tercatat Rp 347 juta, Depok Rp 838 juta, Tangerang Rp 321 juta, dan Bekasi Rp 330 juta. Laporan Rumah123 per Maret 2025 juga menunjukkan kenaikan tahunan harga properti, seperti Bekasi yang mengalami lonjakan tertinggi sebesar 2,2 persen hingga Februari 2025.
Untuk memudahkan masyarakat, Bank Mandiri menyediakan skema pembiayaan KPR Lelang yang dapat digunakan untuk membeli aset lelang tersebut. Selain itu, ada pilihan Kredit Investasi dan Kredit Serbaguna Mandiri bagi investor dan pembeli individu.
“Ya, aset lelang Bank Mandiri dapat dibiayai menggunakan KPR, tentunya juga terdapat penawaran menarik khusus untuk investor,” kata Ruby.
Rumah-rumah yang dilelang dipasarkan secara elektronik melalui situs e-auction, termasuk mandiriasetuntung.com dan lelang.bankmandiri.co.id. Bank Mandiri juga bekerja sama dengan portal properti Rumah123 untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Hingga 6 April 2025, tercatat 12.234 aset tanah dan bangunan yang tersedia dalam situs tersebut. Bagi masyarakat yang berminat mengikuti lelang, perlu menyiapkan uang jaminan penawaran sebesar 20 hingga 50 persen dari harga limit lelang.
Jaminan maksimal Rp 20 juta dapat disetorkan sebelum lelang dimulai, sedangkan jaminan di atas Rp 20 juta harus disetorkan paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan lelang. Satu penyetoran jaminan hanya berlaku untuk satu unit rumah dan akan dikembalikan sepenuhnya jika peserta tidak memenangkan lelang.
Pembayaran atas rumah yang dimenangkan wajib dilakukan secara tunai atau melalui cek/giro paling lambat lima hari kerja setelah lelang berlangsung.


